PENGANTAR TEKNOLOGI SISTEM PAKAR

Sistem pakar pertama kali dikembangkan oleh komunitas AI pada pertengahan tahun 1960. Sistem pakar yang muncul pertama kali adalah General Purpose Problem Solver (GPS) yang dikembangkan oleh Newel & Simon (Turban,1995).
1.      Pengertian Sistem Pakar

Sistem Pakar (expert system) adalah sistem yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang bisa dilakukan oleh para ahli. Sistem pakar yang baik dirancang agar dapat menyelesaikan suatu permasalahan tertentu dengan meniru kerja dari para ahli.

2.      Struktur Sistem Pakar
-          Basis Pengetahuan
Basis Pengetahuan merupakan inti dari sistem pakar dimana basis pengetahuan merupakan representasi pengetahuan dan dapat juga untuk menyimpan, pengorganisasikan pengetahuan dari seorang pakar.
-          Basis Data
Basis data merupakan bagian yang mengandung semua fakta-fakta baik fakta awal pada saat sistem mulai beroperasi maupun fakta yang didapatkan pada saat pengambilan kesimpulan yang sedang dilaksanakan.
-          Mesin Inferensi
Mesin inferensi adalah program komputer yang memberikan metodologi untuk penalaran tentang informasi yang ada dalam basis pengetahuan dan dalam workplace, dan untuk memformulasikan kesimpulan (Turban, 1995).
-          Antarmuka pengguna (User Interface)
User interface merupakan mekanisme yang digunakan untuk pengguna dan sistem pakar untuk berkomunikasi. Antarmuka menerima informasi dari pemakai dan mengubahnya ke dalam bentuk yang dapat diterima oleh sistem. Selain itu antarmuka menerima informasi dari sistem dan menyajikannnya dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh pemakai. Menurut McLeod (1995), pada bagian ini terjadi dialog antara program dan pemakai, yang memungkinkan sistem pakar menerima instruksi dan informasi (input) dan pemakai juga memberikan informasi (output) kepada pemakai.

sumber

3.      Tujuan Sistem Pakar
Manfaat Sistem Pakar adalah sebagai berikut (Turban, dkk., 2005):
-          Meningkatkan output dan produktivitas.
-          Meningkatkan waktu dan pengambilan keputusan.
-          Meningkatkan kualitas proses dan produk.
-          Mengurangi downtime.
-          Menyerap keahlian langka.
-          Fleksibilitas.
-          Operasi peralatan yang lebih mudah.
-          Eliminasi kebutuhan peralatan yang mahal.
-          Operasi dilingkungan yang berbahaya.
-          Aksesibilitas ke pengetahuan dan help desk.
-          Kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap/tidak pasti.
-          Kelengkapan pelatihan.
-          Peningkatan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan Meningkatkan proses - pengambilan keputusan.
-          Meningkatkan kualitas keputusan.
-          Kemampuan untuk memecahkan persoalan kompleks.
-          Transfer pengetahuan ke lokasi terpencil.
-          Peningkatan sistem informasi yang lain.


4.      Manfaat Sistem Pakar
Sri Kusumadewi (2003) menyatakan secara garis besar banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain;
-          Bisa melakukan proses secara berulang
-           Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar
-          Meningkatkan output dan produktivitas
-          Meningkatkan kualitas
-          Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka)
-          Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.
-          Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.
-          Memiliki reliabilitas
-          Meningkatkan kapabilitas sistem computer
-          Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian.
-           Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.
-          Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.
-          Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.


5.      Penerapan Sistem Pakar dari berbagai bidang

-          Bidang Pendidikan
Penggunaan Sistem Pakar dalam bidang pendidikan dilakukan oleh Prof. Gordon S. Novack Jr. pada University of Texas, Austin, tahun 1990. Aplikasi Sistem Pakar ini diberi nama ISAAC yang memiliki parser yang mampu membaca kalimat (dalam bahasa lnggris) dengan kecepatan 5000 kata/menit dan mampu menyelesaikan soal-soal Fisika Mekanik (Statika) dalam waktu kurang dari 5 menit. Aplikasi ini dikerjakan oleh I tim terdiri dari 60 orang dan membutuhkan waktu 1 tahun. (E.S. Handbook, 1992)
-          Bidang Bisnis
Sistem Pakar dalam pembelian berfungsi untuk menilai dan memilih pemasok (supplier) dengan pertolongan dan pengiriman barang secara optimal, dimana dalam hai ini menunjang pemasok yang potensial. Dalam hal operasional, maka sistem ini mempunyai fungsi penasihat kepada pembeli. Sistem ini meringankan beban pembeli dalam pekerjaannya sehari-hari, terutama dalam pengambilan keputusan untuk memilih pemasok.
-          Bidang Industri / Manufaktur
Sistem Pakar dalam Production Planning Dan Production Control Perencanaan produksi dilakukan dalam hal kuantitas, waktu, kapasitas dan biaya pengendalian produksi meliputi penyelesaian pesanan, pengujian, perencanaan urutan produksi, penempatan personalia, pengisian kapasitas, pengawasan pesanan dan pengamanan kualitas.


6.      Kesimpulan
Sistem Pakar merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk memecahkan masalah yang biasanya diselesaikan oleh seorang pakar. Mekanisme inferensi dalam Sistem Pakar menerapkan pengetahuan untuk solusi masalah yang sebenarnya. Sistem ini dirancang dengan tampilan yang memperhatikan kemudahan pengoperasian sehingga mudah digunakan. Dengan menggunakan sistem komputerisasi kemungkinan tingkat kesalahan lebih kecil. Penerapan Sistem Pakar dalam berbagai bidang bertujuan untuk mempermudah suatu pekerjaan seseorang dalam bidangnya tersebut.


Referensi

eprints.umk.ac.id/197/3/BAB_II.pdf

Nama: Retno Prabandari
NPM : 15115789
Kelas : 3KA03

Komentar